Juliyatmono Puji Inisiatif SMP Olahraga di Solo, Minta Pemerintah Lanjutkan Terobosan dengan Hadirkan SMA Olahraga!

Daerah, Parlemen250 Views

Jakarta, RakyatMenilai.com – Anggota Komisi X DPR RI Juliyatmono memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Solo. Dalam sebuah rapat dengar pendapat di Kompleks Balai Kota Solo, Kamis (18/9/2025), Juliyatmono menyebut inisiatif pendirian Sekolah Menengah Pertama (SMP) khusus olahraga merupakan sebuah terobosan strategis yang visioner dalam mencetak bibit-bibit atlet berprestasi sejak usia dini.

​Meski begitu, Juliyatmono menekankan pentingnya kesinambungan jalur pembinaan atlet dengan menghadirkan sekolah di tingkat yang lebih tinggi. Ia menyadari bahwa SMA adalah kewenangan provinsi, namun tetap mendorong agar SMA Olahraga bisa didirikan di Solo.

​“Jika sudah ada SMP olahraga, maka mestinya ada SMA olahraga yang berdekatan agar para siswa bisa melanjutkan pendidikannya tanpa harus keluar dari jalur pembinaan yang sudah terbangun,” ujar Juliyatmono, dikutip dari Golkarpedia.com.

​Ia menambahkan, dengan adanya kesinambungan tersebut, fokus pembinaan tidak akan terputus dan para atlet dapat berkembang dengan lebih terarah.

Dukungan dari Politisi Lain dan Sambutan Positif Wali Kota

​Ide ini juga mendapat sambutan positif dari politisi lain. Pimpinan rombongan Komisi X, My Esti Wijayati, menyebut Pemkot Solo bisa menjadi contoh bagi daerah lain karena konsen dalam mendirikan sekolah khusus olahraga yang mampu mencetak atlet nasional.

My Esti bahkan menambahkan pemikiran tentang perlunya asrama untuk sekolah olahraga, demi menunjang pembinaan yang lebih intensif.

​Di sisi lain, Wali Kota Solo Respati Ardi mengakui bahwa keberlanjutan pendidikan khusus olahraga saat ini baru sampai tingkat SMP. Pihaknya berharap inisiasi Komisi X DPR RI dapat diwujudkan pemerintah sehingga akan berdiri SMA Khusus Olahraga di Solo, mengingat saat ini baru ada Kelas Khusus Olahraga di SMAN 4 Surakarta.

Pentingnya Sinergi Lintas Kementerian

​Dalam kesempatan tersebut, Juliyatmono juga menyoroti perlunya sinergi lintas kementerian untuk mewujudkan jalur pendidikan olahraga yang berkesinambungan. Menurutnya, koordinasi antara Kementerian Pendidikan serta Kementerian Pemuda dan Olahraga menjadi kunci agar pola pembinaan atlet berjalan berkesinambungan, dari jenjang SMP hingga SMA.

​”Kita harapkan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bisa dimantapkan, sehingga cita-cita untuk membangun jalur pendidikan olahraga yang berkesinambungan dapat segera terwujud,” tegasnya.

​Dengan dorongan ini, Juliyatmono optimis Solo dapat menjadi salah satu pusat pembinaan atlet nasional melalui jalur pendidikan yang terstruktur, berkesinambungan, dan berkualitas, yang pada akhirnya akan melahirkan talenta-talenta emas untuk Indonesia.