ANGGOTA Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar Ahmad Doli menegaskan bahwa kerja politik tidak memandang batas ruang dan waktu. Hal itu disampaikan menanggapi safari politik yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke Lampung dan NTT di luar tahapan Pemilu.
“Kerja politik itu tanpa batas ruang dan waktu. Perjuangan membesarkan dan menyampaikan apa yang menjadi cita-cita, nilai dan misi sebuah partai politik adalah pekerjaan yang tidak pernah berhenti,” kata Doli, kepada Kompas.com, Rabu (5/8/2026).
Doli menuturkan, perlu dibedakan antara perjuangan politik yang dilakukan secara berkesinambungan dengan aktivitas politik yang memang diatur secara khusus dalam tahapan Pemilu.
Menurut dia, Pemilu merupakan mekanisme untuk menguji sejauh mana gagasan dan perjuangan politik suatu partai diterima masyarakat. Karena itu, tata cara pelaksanaannya diatur melalui regulasi.
“Jadi, kita harus bisa membedakan mana perjuangan politik (political struggle) yang harus terus menerus dilakukan secara kontinu dan konsisten, mana kerja politik ad-hoc (political game) yang diatur dalam mekanisme Pemilu,” ujar dia.
Doli menilai, posisi Jokowi saat ini juga berbeda dibanding ketika masih menjabat sebagai presiden. Saat ini, kata dia, Jokowi merupakan warga negara sekaligus politisi yang telah menjadi bagian dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Sebagai kader sekaligus pimpinan partai, menurut Doli, Jokowi memiliki tanggung jawab untuk membesarkan partainya melalui berbagai aktivitas politik. “Pak Jokowi saat ini adalah seorang warga negara yang sudah menasbihkan dirinya sebagai seorang politisi dan menjadi bagian dari sebuah partai politik bernama PSI,” ungkap dia.
“Sebagai kader dan pimpinan PSI, tentu Jokowi bersama jajaran partai lainnya ikut bertanggung jawab dalam membesarkan dan memperjuangkan apa yang menjadi cita-cita partainya,” sambung dia.
Karena itu, Doli menegaskan tidak ada yang keliru apabila Jokowi melakukan kunjungan politik ke berbagai daerah sebelum tahapan Pemilu dimulai. “Jokowi saat ini sedang melakukan kerja politik yang sama dilakukan oleh seluruh pimpinan dan jajaran partai politik lainnya. Jadi, tidak ada soal, beliau mau keliling kemana pun dan kapan pun,” kata Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini.
Doli kemudian mencontohkan aktivitas yang dilakukan dirinya bersama Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan jajaran pengurus partai yang rutin berkeliling ke berbagai daerah untuk menjalankan kerja-kerja politik.
“Sama dengan saya, Pak Bahlil, sebagai Ketua Umum, dan seluruh jajaran Partai Golkar, yang setiap hari kami mengurusi partai kami, yang juga keliling ke seluruh pelosok Tanah Air, dalam rangka memperjuangkan cita-cita politik kami,” pungkas dia.
Diberitakan sebelumnya, Jokowi melakukan safari politik ke Lampung dan NTT. Di Lampung, safari itu dilakukan pada akhir Juni, sedangkan di NTT pada awal Agustus ini. Di kedua daerah itu, Jokowi menghadiri agenda bersama PSI.
Mengenakan atribut PSI, ia tidak hanya bertemu kader, tetapi juga mengajak pengurus memperkuat mesin partai hingga tingkat desa dan tempat pemungutan suara (TPS) sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029. Di sela-sela agenda politik itu, Jokowi juga menerima gelar adat dan menyapa ribuan masyarakat. []







