ANGGOTA Komisi V DPR RI Hanan A Rozak mendorong pembangunan infrastruktur irigasi tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat yang terlibat di dalamnya.
Komitmen tersebut diwujudkan Hanan melalui Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bagi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur.
Menurut Hanan, P3A tidak boleh hanya diposisikan sebagai penerima manfaat pembangunan. Lebih dari itu, P3A harus memiliki kemampuan dan kompetensi untuk menjadi bagian dari pelaku pembangunan, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur irigasi.
“Pembangunan tidak boleh hanya meninggalkan bangunan fisik. Kita juga harus meninggalkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan kepada masyarakat,” kata Hanan di Balai Kampung Untoro, Trimurjo, Lampung Tengah, Senin (10/8/2026).
Hanan menilai, peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi sangat penting karena kualitas infrastruktur akan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mengerjakannya.
Hanan mengatakan, pelatihan dan sertifikasi merupakan investasi penting untuk mendorong P3A naik kelas.
Dengan memiliki tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikat, P3A diharapkan semakin mampu memahami standar pekerjaan konstruksi, menerapkan metode kerja yang tepat, serta mengutamakan keselamatan dan kualitas pekerjaan.
“P3A harus kita perkuat. Ketika masyarakat memiliki kompetensi, mereka tidak hanya mampu ikut membangun, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan,” ujarnya.
Menurut Hanan, peningkatan kapasitas tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang. Masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat terus digunakan.
Dalam kegiatan tersebut, Sambutan Plt. Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum disampaikan oleh Ir. Kimron Manik, M.Sc., Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi (KPTKK), menyampaikan apresiasi terhadap perhatian dan dukungan Hanan A Rozak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia konstruksi melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Disampaikan pula bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya diukur dari jumlah bangunan yang dihasilkan. Kualitas pekerjaan, ketepatan pelaksanaan, serta kemampuan infrastruktur memberikan manfaat jangka panjang kepada masyarakat juga menjadi ukuran penting keberhasilan pembangunan.
Hanan berharap peserta tidak berhenti pada kepemilikan sertifikat, tetapi benar-benar menerapkan kompetensi yang diperoleh dalam pekerjaan nyata di lapangan.
Hanan menilai pembangunan irigasi memiliki hubungan langsung dengan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
“Jaringan irigasi yang berkualitas membantu memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian, sehingga mendukung produktivitas dan hasil pertanian. Pada akhirnya, hal tersebut juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Hanan.
Pada akhirnya, Hanan ingin agar P3TGAI tidak hanya meninggalkan infrastruktur irigasi yang bermanfaat, tetapi juga masyarakat yang semakin kompeten dan mandiri. P3A kompeten, konstruksi berkualitas, irigasi berfungsi baik, produktivitas pertanian meningkat, dan kesejahteraan petani semakin kuat. [Sumber]







