Bahlil Lahadalia Pasang Target Ambisius di Pileg 2029, Pengurus Baru Golkar Kalsel Wajib Tembus Penambahan Kursi

Daerah, Parpol359 Views

BANJARMASIN, RakyatMenilai.com – Dinamika politik di daerah terus bergejolak, dan Partai Golkar menunjukkan keseriusannya dalam menyongsong pemilu 2029. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Fugo Hotel Banjarmasin. Acara penting ini menjadi panggung bagi Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk memberikan arahan dan target yang jelas kepada kepengurusan yang baru.

Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota partai se-Kalsel tersebut, Bahlil menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras kepengurusan sebelumnya.
Ia menyebut, kepengurusan terdahulu telah berhasil mengantarkan Golkar menjadi pemenang di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami mengapresiasi atas kinerja pengurus terdahulu yang telah mengantarkan Golkar menjadi pemenang di Kalsel,” ujar Bahlil, memberikan sinyal bahwa standar keberhasilan telah ditetapkan.

Menurut Bahlil, Musda ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah ajang konsolidasi partai di tingkat daerah yang harus menjadi awal dari pergerakan besar.

“Musda ini sebagai bentuk konsolidasi di tingkat daerah, dan diharapkan setelah ini juga dilakukan Musda di tiap kabupaten/kota sampai kecamatan,” tambahnya, menekankan pentingnya soliditas hingga ke akar rumput.

Menjawab pertanyaan mengenai harapannya kepada ketua terpilih nanti, Bahlil dengan tegas mengatakan bahwa sudah ada target yang harus dicapai. Targetnya sangat ambisius.

“Kami targetkan pada 2029 terjadi penambahan kursi, baik di DPRD kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR RI,” tegas Bahlil.

Tentu saja, penambahan kursi ini tidak bisa dicapai tanpa kerja keras dan strategi yang matang. Bahlil juga menekankan bahwa pengurus terpilih harus mampu melakukan konsolidasi dan memberikan kontribusi terbaik.

“Selain itu, pengurus terpilih harus mampu melakukan konsolidasi dan memberikan kontribusi terbaik untuk daerah serta negara,” lanjut Bahlil, menyatukan tujuan partai dengan kepentingan publik.

Berikut versi paragraf yang sudah dirapikan dan siap digunakan untuk caption atau bagian pembuka artikel:

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa tidak ada isu musyawarah nasional luar biasa (munaslub) di internal Partai Golkar. Ia juga membantah kabar adanya keretakan di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut. “Masa mau dipercaya berita yang enggak ada sumbernya?” tegas Bahlil dalam keterangannya di Banjarmasin, Ahad.

Senada dengan Bahlil, Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian Partai Golkar, Nusron Wahid, seperti dilansir dari ANTARA, juga membantah dengan keras, terutama isu yang mengaitkan namanya dengan rencana munaslub tersebut.

Nusron tidak hanya membantah keterlibatannya, tetapi juga memberikan bantahan yang lebih substansial.
Ia menyebut ada dua alasan kuat mengapa isu ini tidak masuk akal. “Pertama, saya tidak tahu menahu tentang isu tersebut. Kedua, sampai hari ini tidak pernah ada pembicaraan di lingkungan Istana kepada saya ataupun kepada pihak-pihak lain di lingkungan Partai Golkar yang membicarakan tentang munaslub,” ujar Nusron.

Sumber: Wartabanjar.com