​Sari Yuliati Resmi Disetujui Paripurna Jadi Wakil Ketua DPR RI Gantikan Adies Kadir

Parlemen115 Views

JAKARTA – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara resmi menyetujui penunjukan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR RI yang baru. Politisi perempuan dari Fraksi Partai Golkar ini ditunjuk untuk menggantikan Adies Kadir yang telah mengundurkan diri setelah terpilih menjadi Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK) RI.

​Sebagaimana dilansir dari laporan CNBC Indonesia, penetapan ini dilakukan dalam sidang paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Proses penggantian pimpinan ini berjalan sesuai dengan mekanisme tata tertib yang berlaku di parlemen.

​Mekanisme Pergantian Pimpinan DPR

​Saan Mustopa menjelaskan bahwa pemberhentian Adies Kadir telah sesuai dengan Pasal 39 Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPR RI. Adies sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan sebelum akhirnya beralih tugas ke lembaga yudikatif.

​“Maka perlu menetapkan pemberhentian Saudara Profesor Doktor Insinyur Haji Adies Kadir dari jabatan Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan. Untuk itu kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, apakah dapat disetujui?,” tanya Saan yang langsung dijawab “Setuju” secara serempak oleh para peserta rapat, seperti dikutip dari CNBC Indonesia.

​Setelah pemberhentian Adies disahkan, pimpinan sidang melanjutkan agenda dengan membacakan usulan dari DPP Partai Golkar. Partai berlambang pohon beringin tersebut secara resmi mengajukan Sari Yuliati sebagai pengganti untuk mengisi kursi pimpinan DPR RI dari unsur Fraksi Partai Golkar.

​Pengambilan Sumpah dan Janji Jabatan

​Persetujuan terhadap penunjukan Sari Yuliati sebagai pimpinan DPR RI yang baru juga disambut positif oleh seluruh anggota dewan yang hadir. Dengan sahnya ketetapan tersebut, Sari kini mengemban amanah baru sebagai salah satu pimpinan lembaga legislatif tertinggi di Indonesia.

​“Sehubungan dengan hal tersebut, kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, terhadap Saudari Hajjah Sari Yuliati dapat ditetapkan sebagai wakil ketua DPR RI, apakah dapat disetujui?,” ujar Saan kembali dijawab setuju oleh seluruh hadirin, sebagaimana dilaporkan melalui kanal informasi CNBC Indonesia.

​Prosesi pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah janji jabatan yang dipandu langsung oleh Ketua Mahkamah Agung. Kehadiran Sari Yuliati di jajaran pimpinan DPR diharapkan dapat memberikan energi baru bagi kinerja parlemen, khususnya dalam mengoordinasikan bidang ekonomi dan keuangan demi kepentingan rakyat luas. {}