Skip to content
  • Home
  • Berita
  • Presiden
  • Menteri
  • Parpol
  • Pemilu
    • Pileg
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Parlemen
    • DPR RI, DPD RI
    • DPRD
  • Perempuan
  • Daerah
RAKYAT MENILAI
RAKYAT MENILAI
  • Home
  • Berita
  • Presiden
  • Menteri
  • Parpol
  • Pemilu
    • Pileg
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Parlemen
    • DPR RI, DPD RI
    • DPRD
  • Perempuan
  • Daerah
  • Home
  • Berita
  • Presiden
  • Menteri
  • Parpol
  • Pemilu
    • Pileg
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Parlemen
    • DPR RI, DPD RI
    • DPRD
  • Perempuan
  • Daerah
Homepage / Parpol PSI Ganti Logo Jadi Gajah Kepala Merah: Strategi atau Sinyal Jokowi?

PSI Ganti Logo Jadi Gajah Kepala Merah: Strategi atau Sinyal Jokowi?

Rory AZJuly 17, 2025
Parpol494 Views

Jakarta, rakyatmenilai.com — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mencuri perhatian publik dengan perubahan logo partai. Dalam waktu dekat, PSI akan mengumumkan secara resmi logo baru bergambar gajah berkepala merah dalam Kongres Rakyat yang digelar di Solo.

Perubahan ini mengundang banyak tafsir politik, terutama karena momentum dan simbol yang digunakan dinilai sarat makna.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menyebut bahwa perubahan logo PSI adalah langkah strategis.

“Pertama, penyegaran; kedua, mencari positioning supaya pemilih makin kenal, suka, dan memilih PSI,” ujar Adi. [sumber: Detik]

Adi juga menyebut desain logo baru PSI tampaknya ingin mempertebal citra PSI sebagai partai yang dekat dengan Presiden Joko Widodo. Ia menyoroti bentuk huruf “P” yang lebih terbuka sebagai sinyal keterbukaan dan inklusivitas.

“Sepertinya ingin mempertebal PSI partainya Jokowi…” lanjut Adi. [sumber: Detik]

Warna merah pada kepala gajah di logo baru PSI juga memicu spekulasi keterkaitan dengan PDIP, partai lama yang selama ini identik dengan Presiden Jokowi.

Logo bergajah hitam berkepala merah itu mulai dipasang di sejumlah ruas jalan dan kantor PSI di Solo sejak akhir pekan lalu. Publik mulai memperbincangkan perubahan ini bahkan sebelum diumumkan secara resmi.

Dari sisi desain, pakar visual dari ISI Solo, Basnendar Herry Prilosadoso, mengatakan logo PSI yang baru memenuhi unsur visual yang kuat dan komunikatif.

Basnendar menilai gajah merepresentasikan karakter kuat, bersahabat, dan berwibawa, yang cocok dengan segmentasi PSI sebagai partai anak muda yang aktif.

Basnendar juga menyebut warna merah dan hitam merepresentasikan keberanian, ketegasan, dan keinginan untuk tampil dominan dalam peta politik nasional.

Ia menggarisbawahi bahwa perubahan logo seperti ini bisa menjadi awal dari repositioning partai di tengah lanskap politik yang sedang mencari bentuk baru pasca Pilpres.

Sementara itu, Adi Prayitno menilai upaya PSI ini bisa dibaca sebagai langkah strategis untuk merebut simpati pemilih PDIP yang loyal pada Jokowi, di tengah dinamika internal PDIP pasca Pilpres.

Penggunaan simbol gajah juga mengundang perbandingan dengan Partai Republik di Amerika Serikat yang juga menggunakan simbol serupa, meski maknanya sangat berbeda dalam konteks Indonesia.

PSI sendiri belum memberikan keterangan resmi soal makna simbol gajah berkepala merah ini, namun logo tersebut sudah digunakan secara terbuka menjelang Kongres Rakyat.

Logo lama PSI yang identik dengan bunga mawar merah kini tak lagi muncul dalam atribut terbaru partai tersebut.

Ketua DPP PSI, Ariyo Bimmo, menyatakan bahwa perubahan logo akan menjadi bagian penting dari agenda Kongres Rakyat di Solo.

Beberapa pengamat menyebut bahwa langkah PSI ini bisa membuka ruang dialog baru dengan konstituen muda yang selama ini mencari alternatif partai politik dengan identitas kuat.

Namun, tetap menjadi perhatian publik bagaimana PSI menjelaskan filosofi dan konsistensi dari perubahan ini dalam kerja politik ke depan.

Perubahan logo bukan hanya soal estetika, tapi soal arah komunikasi politik dan representasi nilai-nilai yang ingin diusung oleh partai tersebut.

Dengan basis pemilih muda yang terus berkembang, citra visual PSI akan berpengaruh besar dalam memperkuat keterikatan emosional dengan simpatisannya.

Simbol boleh berubah, tetapi nilai dan tindakan akan tetap menjadi penentu keberlanjutan politik PSI dalam peta nasional.

Post Views: 494
Gajah Headline Jokowi Logo PSI
Follow Us

Post navigation

Previous post Rp8,1 Triliun untuk ESDM, Tugas Bahlil Tak Cuma Terangi Negeri tapi Juga Jaga Hilirisasi
Next post Proyek Masjid Agung Karanganyar Rp89 Miliar, Yang Dikerjakan Cuma Rp60 Miliar

Related Posts

  • Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran Puji Arah Pembangunan Saat Ini: Program MBG, Satgas PKH Hingga DSI
  • Berkah Algoritma: Lagu MBG Diputar di Mubes Kosgoro, Bahlil Malah Tepok Jidat dan Tertawa
  • Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957 Lewat Aklamasi, Pataka Diserahkan Lamhot Sinaga
  • Sari Yuliati vs La Ode Safiul Akbar, Mubes Kosgoro 1957 Memanas: Saling Klaim Dukungan dari Bahlil hingga Agung Laksono
  • Sarmuji Soal Jokowi Ikut Tren “Mas Bahlil Ganteng”: Beliau Warganet yang Peka
  • Sela-sela Haji, Bahlil Lahadalia Curhat ke Raffi Ahmad: Saya Penasaran Siapa Pencipta Lagu MBG, Ajak Makan
  • Sayap Perempuan Partai Golkar, KPPG Sambut Positif Putusan MK Soal Kuota Keterwakilan Caleg Perempuan
  • Viral Lagu “MBG” di Tengah Krisis Global, Hasil Riset rakyatmenilai insight: Ini Paradoks Bahlil

Don't Miss

  • Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran Puji Arah Pembangunan Saat Ini: Program MBG, Satgas PKH Hingga DSI
  • Berkah Algoritma: Lagu MBG Diputar di Mubes Kosgoro, Bahlil Malah Tepok Jidat dan Tertawa
  • Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957 Lewat Aklamasi, Pataka Diserahkan Lamhot Sinaga
  • Sari Yuliati vs La Ode Safiul Akbar, Mubes Kosgoro 1957 Memanas: Saling Klaim Dukungan dari Bahlil hingga Agung Laksono
  • Sarmuji Soal Jokowi Ikut Tren “Mas Bahlil Ganteng”: Beliau Warganet yang Peka
  • Sela-sela Haji, Bahlil Lahadalia Curhat ke Raffi Ahmad: Saya Penasaran Siapa Pencipta Lagu MBG, Ajak Makan

News Feed

Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran Puji Arah Pembangunan Saat Ini: Program MBG, Satgas PKH Hingga DSI

Berkah Algoritma: Lagu MBG Diputar di Mubes Kosgoro, Bahlil Malah Tepok Jidat dan Tertawa

Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957 Lewat Aklamasi, Pataka Diserahkan Lamhot Sinaga

Sari Yuliati vs La Ode Safiul Akbar, Mubes Kosgoro 1957 Memanas: Saling Klaim Dukungan dari Bahlil hingga Agung Laksono

Sarmuji Soal Jokowi Ikut Tren “Mas Bahlil Ganteng”: Beliau Warganet yang Peka

Sela-sela Haji, Bahlil Lahadalia Curhat ke Raffi Ahmad: Saya Penasaran Siapa Pencipta Lagu MBG, Ajak Makan

Most View Post

  • Bahlil Lahadalia Tanggapi Protes Investor China: Komunikasi Berjalan, Kebijakan Tetap Pro-Rakyat
    157 Views
  • 314 Ribu Lowongan Kerja Migran Masih Sepi Peminat, Mukhtarudin Ungkap Akar Masalahnya
    120 Views
  • Agus Gumiwang Perkuat Vokasi Industri, Siapkan SDM Kompeten untuk Kebutuhan Global
    107 Views
  • Meutya Hafid: Pemerintah Tak Biarkan Platform Digital Bebani UMKM Lokal, Aturan Baru Disiapkan
    100 Views
  • Meutya Hafid: 19 Platform Sudah Lapor PP Tunas, Instagram hingga TikTok Taat, Sisanya Jangan Numpuk di Ujung
    55 Views

Presiden

  • Era Baru Damaskus: Presiden Ahmed al-Sharaa Pimpin Integrasi Total Suriah Pasca-Penarikan Militer Amerika Serikat
  • Diplomasi Kopi di Tokyo: Kelakar Prabowo “Maaf Presiden Lula, Kopi Saya Lebih Enak!” Guncang Forum Bisnis Jepang
  • Prahara “No Kings”: Jutaan Rakyat Amerika Turun ke Jalan, Donald Trump dalam Kepungan Protes Global!
  • Lula Skakmat Syahwat Neokolonialisme Trump: Perlawanan Total Global South Terhadap Penjajahan Gaya Baru
  • Sinyal Darurat Energi: Maraton Hambalang-Istana, Prabowo dan Bahlil Susun Strategi Lawan Guncangan Global
RAKYAT MENILAI
RakyatMenilai
  • Home
  • Berita
  • Presiden
  • Menteri
  • Parpol
  • Pemilu
  • Parlemen
  • Perempuan
  • Daerah