Visit Sponsor

Written by 4:15 pm Menteri

Wamendag Jerry Sambuaga Tinjau Temuan Lampu LED dan Saus Teriyaki Diduga Ilegal di Minahasa Utara

Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga, menekankan pentingnya pengawasan perdagangan di luar kawasan pabean (post-border) untuk melindungi industri dan konsumen dalam negeri.

Hal ini Jerry Sambuaga utarakan saat meninjau temuan hasil pengawasan berkala Balai Pengawasan Tertib Niaga (BPTN) Makassar di Gudang Volvo, Maumbi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (27/5/2023).

Temuan itu berupa lampu Light-Emitting Diode (LED) asal Tiongkok dan saus Teriyaki asal Jepang.

“Dalam pembinaan di sektor perdagangan melalui pengawasan berkala yang dilakukan BPTN Makassar bulan ini didapati dua jenis produk impor yang belum memenuhi ketentuan perdagangan Indonesia,” kata Jerry Sambuaga.

Keduanya memang tengah menjadi obyek pengawasan dan masih diteliti lebih lanjut oleh BPTN Makassar.

Lampu LED asal Tiongkok masuk tanpa Laporan Surveyor (LS) yang memuat sejumlah informasi seperti kandungan bahan yang dipakai dan tingkat keamanan penggunaan dalam jangka waktu tertentu.

Hal itu tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 tahun 2022 yang merupakan perubahan Permendag 20 tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.

Demikian halnya saus teriyaki asal Jepang.

Jerry Sambuaga menyebut terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi agar barang impor sesuai dengan kebijakan nasional.

Dalam hal perlindungan industri, pengawasan menjamin persaingan yang sehat, afirmasi produk dalam negeri, dan perlindungan kepentingan ekonomi nasional secara umum.

Selain menjamin adanya persaingan yang sehat antara produsen dalam dan luar negeri, pengawasan juga penting bagi afirmasi produk dan komoditas nasional.

Hal ini bertujuan agar produsen dan industri dalam negeri bisa terus berkembang.

“Dengan demikian kepentingan nasional secara umum dalam bidang ekonomi bisa berjalan,” kata Jerry Sambuaga.

Sementara dalam hal perlindungan konsumen, pengawasan menjamin bahwa produk bebas dari risiko yang merugikan dan membahayakan konsumen.

Dua hal yang membuat pengawasan penting bagi konsumen yaitu bahwa konsumen dijamin dari kerugian dan bahaya yang mungkin timbul dari konsumsi produk tersebut,” katanya lagi.

Dua hal yang membuat pengawasan penting bagi konsumen yaitu bahwa konsumen dijamin dari kerugian dan bahaya yang mungkin timbul dari konsumsi produk tersebut,”.

Wamendag Jerry Sambuaga

Pada peninjauan tersebut, Jerry Sambuaga didampingi Kepala BPTN Makassar, Erizal Mahatama dan Kepala Dinas Perdagangan Minut, Maximillian Tapada.

Erizal Mahatama menambahkan, pemilik produk temuan diberikan kesempatan untuk melengkapi administrasi yang disyaratkan.

“Sejatinya ini kekurangannya bisa dikatakan minor dan pedagang diminta melengkapinya,” katanya.

Kendati demikian, jika syarat itu tak dipenuhi, temuan itu tetap ditahan dan mengikuti tahapan sesuai aturan berlaku.

Silahkan baca artikel sumber di {politiknesia}

(Visited 25 times, 1 visits today)