LEMBAGA Ketahanan Nasional (Lemhannas) mendidik 25 kepala daerah dari berbagai daerah di Indonesia melalui Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III guna memperkuat kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan program yang berlangsung pada 15–28 Juli 2026 itu merupakan hasil kolaborasi Lemhannas, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pemerintahan daerah agar mereka memiliki wawasan kebangsaan, memiliki sikap patriotik, bekerja secara sungguh-sungguh untuk membangun daerahnya dengan kepemimpinan yang kuat dan tangguh,” kata Ace usai pembukaan KPPD Angkatan III di Gedung Lemhannas, Jakarta, Rabu (15/7/2026), dikutip dari Antaranews.
Ace menjelaskan peserta akan mengikuti pendidikan di Lemhannas selama sekitar satu pekan dengan materi yang menitikberatkan pada nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan kepemimpinan.
Setelah menyelesaikan pembelajaran di Lemhannas, para kepala daerah dijadwalkan mengikuti kunjungan kerja ke Lee Kuan Yew School of Public Policy di Singapura untuk memperdalam pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Menurut Ace, rangkaian pendidikan akan ditutup dengan presentasi hasil pembelajaran selama dua hari di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri.
Ia berharap program tersebut mampu melahirkan kepala daerah yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan kuat, dan memiliki kemampuan membawa kemajuan bagi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
KPPD Angkatan III diikuti 25 kepala daerah yang terdiri atas 23 bupati dan dua wali kota dari berbagai wilayah di Indonesia.
Peserta tersebut meliputi Bupati Sinjai, Bupati Banjarnegara, Bupati Kotawaringin Barat, Bupati Biak Numfor, Bupati Manokwari, Bupati Intan Jaya, Bupati Mimika, Bupati Maluku Tengah, Bupati Kepulauan Tanimbar, Bupati Halmahera Tengah, Bupati Pulau Morotai, Bupati Lembata.
Selain itu, Bupati Flores Timur, Bupati Sumbawa Barat, Bupati Hulu Sungai Tengah, Bupati Sukamara, Bupati Aceh Besar, Bupati Seluma, Bupati Polewali Mandar, Bupati Muaro Jambi, Bupati Kerinci, Bupati Lebak, Bupati Tulang Bawang Barat, serta Wali Kota Lhokseumawe dan Wali Kota Pangkalpinang. []







