Visit Sponsor

Written by 7:33 pm Parpol

Airlangga Hartarto Capres, Dewan Pembina: Seluruh Caleg Partai Golkar Akan Peroleh ‘Coattail Effect’

Jakarta, Rakyat Menilai — Rakernas Partai Golkar pada 3-5 Juni 2023 lalu masih menyisakan banyak cerita. Meski di publik cerita yang tersaji adalah butir tiga rekomendasi utuh, tapi masing-masing unsur di dalam DPP Partai Golkar mulai dari Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Etik, DPD 1 38 Provinsi hingga organisasi pendiri dan yang didirikan memiliki pandangan yang sebetulnya berbeda tapi memiliki kesamaan dalam substansi.

Salah satu pandangan dan rekomendasi yang redaksi Golkarpedia.com soroti berasal dari Dewan Pembina DPP Partai Golkar. Rekomendasi dari Dewan Pembina terlihat sistematis dan terstruktur. Secara rasional pandangan Dewan Pembina yang dibacakan langsung oleh Theo Sambuaga mewakili Ketua Dewan Pembina, Aburizal Bakrie yang berhalangan hadir memuat alasan rasional dalam mendukung Airlangga Hartarto maju Capres atau Cawapres.

Pertama-tama, Theo Sambuaga mengatakan bahwa sudah selama beberapa tahun terakhir ini, di kala Pandemi Covid-19 menerpa, Indonesia mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi hingga 2,2 % pada tahun 2021. Sementara nasib lebih buruk banyak dialami negara-negara lain di dunia termasuk negara maju yang mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi, sampai negatif 2 digit.

“Indonesia tak berdiam diri untuk menanggulangi akibat dari pandemi Covid-19 ini. Jajaran tim ekonomi pemerintahan Joko Widodo telah bekerja keras dalam memulihkan perekonomian akibat badai Pandemi Covid-19,”.

Theo Sambuaga

“Indonesia tak berdiam diri untuk menanggulangi akibat dari pandemi Covid-19 ini. Jajaran tim ekonomi pemerintahan Joko Widodo telah bekerja keras dalam memulihkan perekonomian akibat badai Pandemi Covid-19,” tutur Theo Sambuaga seperti dikutip redaksi Golkarpedia.com dalam pandangan Dewan Pembina di Rakernas Partai Golkar (05/06).

Upaya tim ekonomi pemerintah nyatanya berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 hingga sampai 5,37 %. Dalam kondisi serupa, hanya ada sedikit negara di dunia yang mencapai pertumbuhan ekonomi pada level itu atau diatasnya. Indonesia termasuk negara yang beruntung karena memiliki tim ekonomi mumpuni dalam mengatasi krisis.

Tak hanya itu, mantan Menteri Tenaga Kerja di Kabinet Pembangunan VII (1998) ini kemudian memaparkan bahwa Indonesia juga berhasil menggalang kolaborasi dan kerjasama internasional dalam upaya memulihkan kondisi ekonomi global. Salah satunya adalah mengadakan forum G20 di Bali beberapa waktu lalu.

“Kepemimpinan Indonesia di G20 pada tahun 2022 dan di ASEAN tahun 2023, berhasil mempererat hubungan dan kerjasama antar negara G20 dan ASEAN khususnya kerjasama ekonomi. Hasilnya, pada Neraca Perdagangan tahun 2022 Indonesia sendiri mencapai surplus tertinggi yaitu USD 54,46 miliar di saat negara lain mengalami defisit neraca perdagangan,”.

Theo Sambuaga

“Kepemimpinan Indonesia di G20 pada tahun 2022 dan di ASEAN tahun 2023, berhasil mempererat hubungan dan kerjasama antar negara G20 dan ASEAN khususnya kerjasama ekonomi. Hasilnya, pada Neraca Perdagangan tahun 2022 Indonesia sendiri mencapai surplus tertinggi yaitu USD 54,46 miliar di saat negara lain mengalami defisit neraca perdagangan,” papar ayahanda dari Wamendag Jerry Sambuaga ini. .

Selanjutnya Theo Sambuaga menegaskan bahwa seluruh hal tersebut, keberhasilan Indonesia dalam melakukan upaya pemulihan ekonomi serta menjaga stabilitas di masa Pandemi adalah hasil kerja keras kader terbaik Partai Golkar yang berada di kabinet pemerintahan Jokowi.

“Keberhasilan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya dalam pemulihan perekonomian dan peningkatan pembangunan, tidak terlepas dari kepiawaian dan kepemimpinan Menteri Koordinator Perekonomian Bapak Airlangga Hartarto yang tidak lain adalah Ketua Umum DPP Partai Golkar,” tegas pria kelahiran 6 Juni 1949 ini.

“Kami mengusulkan agar Rakernas Partai Golkar ini memutuskan untuk memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk mengadakan komunikasi dengan Parpol yang sejalan dan membentuk Koalisi, serta menentukan pasangan yang akan mendampingi Capres Airlangga Hartarto untuk dimenangkan dalam Pilpres 14 Februari 2024,”.

Theo Sambuaga

Oleh karena itu, untuk melanjutkan pembangunan nasional dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa, dalam Pemilihan Presiden 14 Februari 2024, Dewan Pembina berpendapat Partai Golkar harus bersatu padu dan berbulat tekad mencalonkan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebagai Presiden RI.

“Kami mengusulkan agar Rakernas Partai Golkar ini memutuskan untuk memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk mengadakan komunikasi dengan Parpol yang sejalan dan membentuk Koalisi, serta menentukan pasangan yang akan mendampingi Capres Airlangga Hartarto untuk dimenangkan dalam Pilpres 14 Februari 2024,” sebut Theo Sambuaga disambut tepuk tangan gemuruh peserta Rakernas yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, Theo Sambuaga yang mewakili Dewan Pembina Partai Golkar juga berharap dengan majunya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, akan menjadi “coattail effect” bagi seluruh Caleg pada semua jenjang, sehingga dalam Pileg 14 Februari 2024, Partai Golkar dapat mencapai target kemenangan 20%. 

Silahkan baca artikel sumber di golkarpedia

(Visited 51 times, 1 visits today)