Baznas dan KP2MI Perkuat Sinergi Zakat untuk Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dan program pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Rabu (29/7/2026), menyebut sinergi ini difokuskan pada penguatan peran Baznas dalam menghimpun hingga menyalurkan dana ZIS yang secara khusus ditujukan bagi kesejahteraan para pekerja migran.

“Secara umum ada dua hal besar, yakni kerja sama dan dukungan bagi kami dalam melaksanakan tugas mobilisasi, mengelola, dan mendayagunakan zakat, infak, sedekah dengan subjek khusus yakni para pekerja migran ini,” katanya.

Melalui sinergi ini, kata Sodik, Baznas juga menyiapkan dukungan dana tambahan bagi calon PMI yang sedang menjalani pelatihan persiapan sebelum diberangkatkan ke negara tujuan.

Ia menjelaskan, program bantuan berupa beasiswa pendidikan dan pelatihan kewirausahaan turut dialokasikan bagi keluarga PMI yang ditinggalkan di dalam negeri.

“Selama mereka berada di luar negeri, kami juga melakukan pemberdayaan dengan mendorong mereka menjadi perpanjangan tangan Baznas untuk membangun UPZ komunitas agar PMI yang tadinya mustahik bisa menjadi muzaki dan zakatnya didistribusikan ke kampung halaman,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Menteri P2MI) Mukhtarudin menyebut pihaknya berkomitmen untuk memperkuat sinergi bersama Baznas guna membangun ekosistem perlindungan dan pemberdayaan yang komprehensif bagi PMI beserta keluarganya.

Melalui kerja sama ini, lanjut dia, kedua pihak berupaya mengoptimalkan bantuan darurat, skema pembiayaan penempatan, hingga pelatihan wirausaha bagi purna-PMI guna mendorong transformasi ekonomi mereka.

“Ke depan kita mau kembangkan lagi bagaimana kita menggali potensi dari pekerja migran Indonesia yang hari ini masih sebagai mustahik agar ke depan dapat kita dorong menjadi seorang muzaki,” tutur Mukhtarudin.

Diketahui, KP2MI juga menyerahkan donasi secara simbolis melalui Baznas sebesar Rp100.000.000,- untuk disalurkan kepada masyarakat. []