Puteri Komarudin Apresiasi BI Sebar Rp14 Miliar ke Pulau Terluar Kepri, Tegaskan Rupiah Lambang Kedaulatan Negara

BANK Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam ekspedisi ini, sebanyak Rp14 miliar uang layak edar didistribusikan ke lima pulau terluar di wilayah perbatasan tersebut. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Puteri Komarudin.

Dirinya menegaskan bahwa ketersediaan Rupiah di wilayah perbatasan bukan sekadar urusan ekonomi, melainkan simbol kedaulatan negara.

“Kehadiran Rupiah di pulau-pulau terluar merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan. Terlebih, Provinsi Kepri berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga,” ujar Puteri dalam agenda Kunjungan Spesifik Banggar DPR bersama Kepala Kanwil Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (3/7/2026).

Sebab itu, ia juga mendorong BI memastikan pertumbuhan likuiditas ekonomi nasional sebesar 10,8 persen (yoy) per Mei 2026 turut mengalir ke daerah.

“Penting untuk melihat bagaimana dinamika ini tercermin di daerah, khususnya Kepri yang berbasis perdagangan, industri, dan pariwisata. BI perlu memastikan likuiditas ini mengalir ke sektor riil, terutama UMKM, pedagang, serta wilayah yang akses pembiayaannya masih terbatas,” terangnya, dikutip dari laman DPR RI.

Terakhir, Puteri meminta BI memperluas akseptasi QRIS guna menunjang pariwisata Kepri. Langkah ini krusial mengingat kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau per Mei 2026 mencapai 837 ribu orang, yang didominasi turis asal Singapura (40%) dan Malaysia (34%). []