Visit Sponsor

Written by 1:41 pm Presiden

Ridwan Kamil Ceritakan Curhat Jokowi soal ‘Simbol-Simbol Penjajah’ di Istana Merdeka

JakartaRakyat Menilai — Kurator Ibu Kota Nusantara (IKN) Ridwan Kamil mengatakan Presiden Jokowi sempat bercerita kepadanya soal simbol-simbol yang ada di Istana Merdeka, Jakarta.

Ia mengatakan setiap kepala negara Eropa berkunjung ke Istana Merdeka kerap memberitahu Jokowi bahwa ada simbol-simbol barat di bangunan tersebut.

“Bapak Presiden Jokowi, mohon maaf ya, saya cerita beliau pernah curhat ke saya dalam suatu kesempatan. Tiap menerima kepala negara dari Eropa di Istana Merdeka suka diceramahi ‘Pak Jokowi tahu enggak ini artinya anu anu’, karena Istana Merdeka kan budaya Barat ,” katanya dalam Rakornas IKN, Kamis (14/3).

“Jadi selama ini sampai hari ini bangsa yang luar biasa ini istananya masih dengan simbol-simbol penjajah,” imbuhnya.

Karena itu, Istana Presiden di IKN akan dibangun dengan memadukan seluruh budaya Indonesia. Misalnya ada budaya Papua di dindingnya, ada budaya Jawa di bagian atap, dan budaya Minang di ruang kenegaraan.

“Di sini kesempatan nanti istana kita mewakili harga diri kita, semua kekayaan Nusantara nanti tumplek interiornya terekspresikan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Kementarian PUPR Danis Sumadilaga mengatakan pembangunan Kawasan Istana Presiden saat ini telah mencapai 78,68 persen.

“Target pada Juni 2024 bangunan kantor presiden beserta struktur baja utama dan bilah burung garuda dapat digunakan dalam upacara kemerdekaan RI,” katanya.

Selain istana kepresidenan, gedung Kementerian Sekretariat Negara bakal rampung Juni mendatang. Saat ini, proses pembangunannya sudah 48,77 persen.

Kantor Kementerian Sekretariat Negara, sambungnya, bakal menampung 750 aparatur sipil negara (ASN) dari total kapasitas 2.510 ASN. Fasilitas di gedung kementerian tersebut di antaranya masjid yang bisa menampung 1.500 orang. Kemudian area parkir dengan kapasitas 142 unit motor, 151 sepeda, dan 3 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Kantor Kementerian Koordinator 1 juga ditargetkan rampung pada Juni mendatang dengan kapasitas 337 ASN.

“Kemudian Kemenko 2 sudah juga, memang agak terlambat, tapi nanti sejumlah towernya juga nanti bisa menampung 250 orang,” katanya.

Baca artikel sumber di cnn indonesia

(Visited 252 times, 1 visits today)