Visit Sponsor

Written by 5:07 pm Pemilu

Soal ‘Nyinyiran’ Hasto Ke Gibran, Nusron Wahid: Tak Perlu Tanggapi Pihak Yang Kalah dan Nyinyir

Jakarta, Rakyat Menilai –Ketua DPP Partai Golkar Nusron Wahid mengaku ogah membalas ucapan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mengibaratkan Gibran Rakabuming Raka maju cawapres seperti sopir truk yang mengalami kecelakaan di Gerbang Tol Halim. Nusron menilai Hasto hanya ingin mencari alasan dari kekalahan Pemilu 2024.

“Mohon maaf Mas Hasto. Pemilu sudah selesai. Tidak perlu menanggapi pihak yang kalah yang sedang mencari alasan saja dan nyinyir,” kata Nusron kepada wartawan, Minggu (31/3/2024).

Nusron meyakini Gibran merupakan pemimpin yang berprestasi. Nusron mengaku tidak memahami maksud pernyataan Hasto.

“Kami yakin Mas Gibran akan membuktikan dengan kinerja. Sekarang saatnya yang muda yang berprestasi. Kami yakin Mas Gibran punya talenta kepemimpinan yang tinggi,” ujarnya.

“Saya nggak tahu, apa yang sedang ada dalam pikiran Mas Hasto. Kita biarkan dan hormati saja,” imbuh dia.

Sebelumnya, Hasto mengibaratkan Gibran yang maju cawapres dengan sopir truk yang mengalami kecelakaan di Gerbang Tol Halim. Hasto menilai keduanya sama-sama belum cukup usia dalam menjalani masalah yang ada.

“Beberapa waktu lalu ada kecelakaan seorang anak usia 17 tahun, sopir truk ternyata SIM dia tidak punya, kedewasaan di dalam menghadapi problematika di jalan raya belum terjadi, hanya gara-gara menyenggol satu mobil dia lari karena kedewasaannya belum tercapai. Lalu menabrak dan mengena mobil lainnya,” ujar Hasto dalam diskusi ‘Sing Waras Sing Menang’ yang disiarkan secara daring, Sabtu (30/3).

“Kemudian di tengah-tengah itu muncul suatu tampilan bagaimana seorang anak presiden yang batas usia belum mencukupi, wali kota juga baru dua tahun, kemudian mendapatkan suatu preferensi,” ucapnya.

Silahkan baca artikel sumber di detik(dot)com

(Visited 134 times, 1 visits today)