Sela-sela Haji, Bahlil Lahadalia Curhat ke Raffi Ahmad: Saya Penasaran Siapa Pencipta Lagu MBG, Ajak Makan

Parpol, Trending16 Views

Makkah, Di sela-sela waktu istirahat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berbincang santai dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Obrolan ringan keduanya terselip di tengah kepenatan rangkaian ibadah haji yang telah dilalui.

Raffi Ahmad membuka percakapan dengan menanyakan langsung perasaan Bahlil terkait lagu viral “MBG” (Mas Bahlil Ganteng) yang belakangan ini membanjiri linimasa media sosial. Raffi mengaku penasaran dengan tanggapan sang menteri karena banyak warganet yang menanyakan hal serupa kepadanya melalui pesan langsung di Instagram.

“Lagu MBG… Karena postingan kemarin kan saya dengar lagu itu sampai di Instagram saya 12 juta! Banyak yang nanya, karena banyak yang DM saya, ‘Coba tanya Pak Bahlil gimana sih rasanya itu lagu MBG untuk Pak Bahlil sendiri?’” ujar Raffi memulai percakapan.

Dengan ekspresi santai dan penuh senyum, Bahlil mengaku tidak mengetahui secara pasti asal-usul lagu tersebut. Ia menyebut fenomena itu muncul secara alami dari publik dan justru membuatnya penasaran dengan sosok di balik kreasi yang telah menghibur banyak orang tersebut.

Baca juga: Viral Lagu “MBG” di Tengah Krisis Global, Hasil Riset rakyatmenilai insight: Ini Paradoks Bahlil

Sebagaimana diberitakan dalam transkip dialog eksklusif yang dihimpun rakyatmenilai.com dari berbagai sumber media nasional, Bahlil menjawab, “Saya sendiri enggak tahu, dan itu alami sekali. Dan saya sendiri penasaran ini siapa yang buat. Jadi kalau boleh, Fi, bisa temukan, saya pengen sekali ketemu, Fi.”

Raffi pun merespons dengan antusiasme, “Oh, pengen ketemu…” seraya bertanya ulang untuk memastikan ketertarikan Bahlil. Bahlil menegaskan bahwa ia serius ingin bertemu, bahkan siap mengundang sang kreator untuk sekadar berbincang dan makan bersama sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas anak muda.

“Tetapi, saya menghargailah kreativitas orang-orang, ya, anak-anak muda sekarang itu, teman-teman ya. Cuma saran saya, di era demokrasi, sosmed ini penting, namun kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur,” pesan Bahlil.

Raffi langsung menyambut pernyataan tersebut dengan bertanya, “Betul, contoh?” sebagai bentuk dorongan agar Bahlil memberikan batasan yang jelas mengenai kebebasan berekspresi di ruang digital.

Bahlil pun menjelaskan bahwa kreativitas harus memiliki batasan, terutama agar tidak memicu perpecahan. “Contoh, jangan sampai masuk di SARA-SARA, tidak boleh, enggak boleh. Karena apa? Itu akan memicu… apa namanya… solidaritas kita bangsa,” tegasnya.

“Jadi kreativitas itu harus dihargai dalam kerangka yang baik dan… ya risiko jadi pejabat publik, harus menerima,” pungkas Bahlil dengan bijak. Raffi pun tertawa lepas dan melontarkan celetukan, “Adinda… kok adinda tahu sekali… adinda melihat…”

Dalam wawancara yang juga dirangkum oleh berbagai media nasional seperti Tribunnews, Jawa Pos, dan tvOne, Bahlil bahkan mengaku bahwa lagu tersebut sudah menjadi bahan candaan di keluarganya sendiri. “Karena penasaran juga saya. Saya lagi ibadah umroh, tapi setiap pagi bangun, anak saya aja ketawain saya. ‘Bapak MBG’,” cerita Bahlil.

Raffi menimpali bahwa putranya, Rafathar, juga ikut terhibur. “Wah, sampai anak saya semuanya jadi MBG. Rafathar! Rafathar! Rafathar nge-fans banget ini Kakanda. Malu dia,” kata Raffi seraya tertawa. Mereka pun akhirnya melakukan panggilan video dengan Rafathar yang dengan polosnya menggemari lagu tersebut.

Momen ringan ini menunjukkan sisi humanis seorang menteri yang tidak tersinggung dengan fenomena viral, namun justru memanfaatkannya sebagai ruang edukasi tentang etika digital. Adapun lagu “MBG” atau yang populer dengan judul “Mas Bahlil Ganteng” dan “My Little Bolu Ketan” merupakan lagu yang diproduksi menggunakan kecerdasan buatan (AI) oleh kreator VOKALIZ_NETIZEN.

Lirik-lirik lucu seperti “Buah apa yang paling manis? BUAHLIL tambah ganteng aja” dan sapaan “Kanda” yang merujuk pada masa lalu Bahlil sebagai aktivis HMI menjadi ciri khas lagu ini. Hingga saat ini, unggahan video Raffi Ahmad yang berisi interaksi dengan Bahlil telah ditonton puluhan juta kali di berbagai platform.

Di sela-sela ibadah haji yang penuh khidmat, momen ini menjadi bukti bahwa sosok Bahlil memiliki ‘bantalan karet’ yang sangat elastis. Berkali-kali menjadi bulan-bulanan kreativitas netizen, ia justru semakin santai, mengapresiasi, dan siap mengajak para kreator makan bersama.

Bagi publik, pesan Bahlil cukup jelas: kreativitas anak muda boleh terus berkarya, selama tidak menyentuh SARA dan tetap menjaga persatuan bangsa. Dan jika ada kesempatan, ia bukan hanya ingin menjadi objek trending topic, tetapi juga ingin berjumpa langsung dengan para kreator yang telah menghidupkan ruang digital dengan cara yang positif.

rakyatmenilai.com
Referensi Utama Analisis Kebijakan Dan Geopolitik