Visit Sponsor

Written by 7:45 am Parpol

Ridwan Kamil Berbagi Pengalaman Cara Murah Menang Pemilu 2024 Kepada Fungsionaris Golkar se-Jabar

Ridwan Kamil mengungkapkan cara murah memenangkan pemilu saat mengikuti Pilgub Jabar. Hal ini bisa diadaptasi oleh para kader Partai Golkar yang berkontestasi di Pemilu 2024.

Ridwan Kamil yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Penggalangan Pemilih dan Co-Chair Badan Pemenangan Pemilu Golkar ini menyatakan cara yang dilakukan ini murah namun syaratnya memiliki fisik yang kuat karena wilayah Jawa Barat sangat luas.

“Kampanye paling murah adalah kampanye silaturahmi. Mungkin modal baliho sedikit, medsos terbatas tapi warga Jabar dua kali pengalaman saya, senang ditepuk pundak, disalami, disenyumi oleh kita yang hadir,” kata Ridwan Kamil dalam acara pemantapan dan pelepasan fungsionaris partai Golkar se-Jabar di Kota Bandung, Minggu (9/4).

“Kampanye paling murah adalah kampanye silaturahmi. Mungkin modal baliho sedikit, medsos terbatas tapi warga Jabar dua kali pengalaman saya, senang ditepuk pundak, disalami, disenyumi oleh kita yang hadir,”

Ridwan Kamil

“Kuatkan fisiknya, sehari delapan rumah yang didatangi, sehari mendatangi kelompok masyarakat, itu nasehat saya pertama,” ia melanjutkan.

Penggunaan baligo bisa dimaksimalkan di daerah pinggiran, terutama yang akses media elektronik maupun internet masih kurang dibandingkan wilayah perkotaan. Kemudian, ia meminta para kader yang mengikuti kontestasi politik mulai memikirkan strategi membuat kegiatan yang positif.

Hal itu penting karena jejak digital menjadi salah satu hal krusial, terutama untuk para pemilih milenial atau pemilih baru. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama dengan waktu yang tersisa kurang dari setahun lagi.

“Pemilih baru akan melihat jejak digital kita. Mumpung masih ada waktu 11 atau 10 bulan, perbanyak kegiatan, viralkan. Yang disukai itu viral positif, yang ditakuti viral negatif,”

Ridwan Kamil

“Spanduk silakan, terutama di daerah yang memang literasi internetnya tidak setinggi di perkotaan,” ucap pria yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Barat itu.

“Pemilih baru akan melihat jejak digital kita. Mumpung masih ada waktu 11 atau 10 bulan, perbanyak kegiatan, viralkan. Yang disukai itu viral positif, yang ditakuti viral negatif,” pungkasnya.

Silahkan baca artikel sumber di {golkarpedia}

(Visited 87 times, 1 visits today)