Jakarta, Kontestasi pemilihan Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 periode 2026–2031 semakin memanas jelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V yang digelar 5-7 Juni 2026. Dua kandidat kuat, Sari Yuliati dan La Ode Safiul Akbar, saling mengklaim telah mengantongi dukungan signifikan dari berbagai pihak.
Sari Yuliati yang saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Golkar menegaskan bahwa dirinya telah memenuhi syarat dukungan untuk maju dalam kontestasi ini. Ia bahkan disebut-sebut mendapat kepercayaan penuh dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Sebagaimana diberitakan RealitaRakyat, Sari Yuliati kini tengah menunaikan ibadah haji bersama Bahlil Lahadalia di Tanah Suci, momen yang dianggapnya sebagai bentuk restu langsung dari ketua umum Partai Golkar.
Di sisi lain, La Ode Safiul Akbar yang menjabat sebagai Ketua DPP Partai Golkar Bidang Ketenagakerjaan dan Pengembangan Profesi juga tidak mau kalah. Ia mengaku telah menerima dukungan mayoritas dari Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) di berbagai wilayah Indonesia.
“Saya ingin menyampaikan kesiapan lahir batin, serta melaporkan amanah dan dukungan luar biasa dari rekan-rekan PDK di daerah,” ujar La Ode Safiul Akbar, Senin (1/6/2026) .
Ketua Tim Pemenangan La Ode, Zainuddin, bahkan mengklaim bahwa dukungan untuk La Ode telah menembus hampir 80 persen suara daerah. Ia menyebut angka ini terus bertambah dan solid, terutama setelah mendapat restu dari tokoh senior Partai Golkar, Agung Laksono .
“Masuknya dukungan dari tokoh kunci seperti Pak Agung Laksono menjadi magnet kuat yang membuat daerah-daerah semakin bulat dan solid mendukung Bang La Ode Safiul Akbar untuk memimpin Kosgoro 1957 periode 2026-2031,” tutur Zainuddin .
Agung Laksono sendiri, yang menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PPK Kosgoro 1957, secara terpisah menyatakan harapannya agar La Ode dapat mengangkat elektabilitas Partai Golkar pada Pemilu 2029 mendatang .
“Saya berharap, jika terpilih jadi ketua Kosgoro, semoga dapat mengangkat suara Golkar pada Pemilu 2029 mendatang,” kata Agung Laksono di Jakarta .
Ketua Umum Kosgoro 1957 saat ini, Dave Laksono (putra Agung Laksono), telah memimpin organisasi yang merupakan salah satu kelompok induk pendiri Partai Golkar ini sejak Mubes IV tahun 2021 . Mubes V akan menjadi ajang pergantian kepemimpinan setelah masa jabatan Dave Laksono berakhir.
La Ode Safiul Akbar sendiri tercatat sebagai kandidat pertama yang mendaftar sebagai calon ketua umum dalam Mubes V ini . Ia mengusung visi untuk mengembalikan Kosgoro 1957 pada akar perjuangannya sebagai organisasi karya yang dekat dengan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan kaderisasi .
Deklarasi La Ode telah dilakukan pada 24 Mei 2026, di mana ia menyatakan komitmennya untuk menjadikan Kosgoro sebagai “rumah besar karya, tempat lahir dan tumbuhnya kader yang berpikiran besar, bekerja nyata, dan berjuang untuk Indonesia” .
Sementara itu, tim sukses Sari Yuliati belum merilis pernyataan resmi mengenai klaim dukungan dari La Ode. Namun, keikutsertaan Sari dalam rangkaian ibadah haji bersama Bahlil dinilai sebagai sinyal kuat dari pucuk pimpinan partai beringin.
Mubes V Kosgoro 1957 yang akan digelar di Jakarta pada 5-7 Juni 2026 ini dinilai sangat krusial untuk menentukan arah strategis organisasi . Sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar, hasil Mubes diperkirakan akan berdampak langsung terhadap konsolidasi dan kekuatan mesin partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
Pertarungan yang terkesan alot ini akan diuji dalam hitungan hari. Apakah dukungan daerah yang diklaim La Ode Safiul Akbar akan cukup untuk mengungguli Sari Yuliati yang disebut-sebut menjadi “jagoan” Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia? Publik Golkar menanti hasil akhir musyawarah di Jakarta.
rakyatmenilai.com
Referensi Utama Analisis Kebijakan Dan Geopolitik







