Visit Sponsor

Written by 7:14 am Pemilu

Anies Beri Sambutan, Nusron Wahid: Hormati Para Kyai dan Ulama Adalah Adab Santri, Alasan Gibran Tak Sambutan di Pasar Kliwon

Surakarta, Rakyat Menilai –Kehadiran Bacawapres Gibran Rakabuming Raka di acara haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsy ke-112 di Solo cukup mendapat sorotan publik. Namun, di sana Gibran tidak memberikan sambutan kepada khalayak. Kondisi itu berbeda dengan Bacapres Anies Baswedan yang memberikan sambutan.

Ketua Bappilu Partai Golkar, Nusron Wahid mengatakan, di acara tersebut Gibran diperlakukan baik oleh tuan rumah. Gibran juga sempat diberikan waktu untuk berpidato, namun Gibran sendiri yang menolak tampil.

“Habib Hasan Al Habsy selaku Sohibul Haul dan tuan rumah yang punya hajat sudah memberikan kesempatan untuk sambutan. Namun beliau menolak. Kemudian Habib Hasan kasih kesempatan sama Pak Anis,” ujar  Nusron, Sabtu (4/11).

Gibran mendatangi acara Haul pengarang kitab maulid Simtud Duror ke 112 di Mesjid Arriyadh Solo diketahui didampingi pengasuh Ponpes Ora Aji, Miftah. Selain Gibran pasangan Capres dan Cawapres Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar juga hadir di acara haul itu.

Nusron mengaku, mendapat pertanyaan dari berbagai pihak baik di sosial media maupun pesan langsung mempertanyakan kenapa hanya Anies yang diberikan waktu sambutan.

“Jangan ditafsirkan yang bukan bukan. Habib Hasan malah kasih kesempatan duluan buat Mas Gibran agar berkenan. Saya lihat sendiri wong saya di situ. Tanya saja sama para tokoh yang hadir. Tapi memang Mas Gibran dari dulu tidak bersedia sambutan. Apalagi banyak kasepuhan, habaib, sepuh dan ulama sepuh lainnya. Memang adabnya santri ya begitu. Kasih kesempatan yang sepuh,” jelasnya.

Menurut Nusron, tahun lalu Gibran juga hadir di acara yang sama bersama Anies Baswedan. Malah Gibran menjemput Anies di hotel dan berangkat satu mobil. Pada saat itu, Gibran juga menolak memberikan sambutan.

“Tahun lalu juga sama. Nggak mau sambutan. Malah Mas Anies yang kasih sambutan. Jadi klir tidak ada yang salah. Tuan rumah sudah kasih kesempatan. Tapi Mas Gibran yang tidak berkenan. Karena adab dan tawadhu’. Jadi tidak ada yang salah dan jangan dipelintir kemana mana. Nggak bagus. Jangan mencederai majelis yang mulia, haul Habib Ali yang penuh berkah ini,” pungkasnya.

Silahkan baca artikel sumber di {JawaPos}

(Visited 123 times, 1 visits today)