Visit Sponsor

Written by 6:50 pm Presiden

Jadi Cawapres Prabowo, Pengamat Ini Sebut Syaratnya: Angkat Gibran Jadi Kader Golkar

Jakarta, Rakyat Menilai –Situasi politik Indonesia kian dinamis setelah Partai Golkar dan PAN resmi menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto. Bagi analis komunikasi politik, Hendri Satrio, koalisi empat partai pendukung Prabowo Subianto merupakan koalisi raksasa.

Partai-partai yang bergabung tersebut adalah partai yang selama ini tegak lurus pada Presiden Joko Widodo. Sehingga, sambungnya, Jokowi diyakini akan lebih condong mendukung Prabowo ketimbang Ganjar Pranowo.

“Hal ini kan sudah terlihat dari partai politik yang tegak lurus pada Pak Jokowi dan bergabung semua ke Pak Prabowo,” ujarnya kepada redaksi, Senin (14/8).

BACA JUGA

Terkait Wacana Usung Gibran di Pilpres 2024, Sekar Tandjung: Golkar Solo Mengikuti Petunjuk Pusat

Hensat lantas memprediksi bahwa ada dua cawapres yang akan mendapat dukungan kuat. Yaitu Menteri BUMN Erick Thohir dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka.

“Erick Thohir terlihat dekat dan berkali-kali tampil bersama presiden. Dan Gibran merupakan anak sulung Jokowi,” lanjutnya.

Di satu sisi, bergabung ke dalam koalisi Gerindra dan PKB merupakan momentum Golkar untuk mendorong kader menjadi cawapres. Meskipun dalam koalisi tersebut juga ada PAN yang gencar mendorong Erick Thohir.

Seiring hal tersebut, posisi Gibran Rakabuming Raka juga tetap patut dicermati. Golkar bisa saja memberi jalan bagi putra sulung Jokowi itu untuk menjadi pendamping Prabowo. Caranya mudah, yaitu dengan menjadikan Gibran sebagai kader partai beringin.

“Syaratnya hanya satu dan simpel. Angkat Gibran sebagai kader Golkar,” tutupnya.

Artikel ini telah tayang di radaraktual.com

(Visited 76 times, 1 visits today)