Adela Kanasya Adies, Dokter yang Gantikan Ayahnya di DPR: Siap Kerja untuk Rakyat

Jakarta, DPR resmi melantik Adela Kanasya Adies sebagai anggota DPR menggantikan Adies Kadir untuk periode 2026-2029.

Dilansir dari KOMPAS.com, proses pergantian antar waktu ini terjadi karena Adies Kadir yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPR, ditetapkan sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Arief Hidayat.

Yang menarik, di balik statusnya sebagai putri kandung Adies Kadir, Adela juga dikenal sebagai seorang dokter lulusan Universitas Airlangga (Unair).

“Perlu kami beritahukan bahwa pimpinan dewan telah menerima petikan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49P Tahun 2026 tanggal 21 April 2026 tentang peresmian pengangkatan antar waktu anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat sisa masa jabatan tahun 2026-2029, yaitu Saudari Adela Kanasya Adies dari Fraksi Golongan Karya, Daerah Pemilihan Jawa Timur I, menggantikan Saudara Adies Kadir,” ujar Ketua DPR Puan Maharani dalam rapat paripurna ke-18 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Selasa (12/5/2026), dikutip dari KOMPAS.com.

Latar belakang Adela sebagai seorang dokter inilah yang ikut menyita perhatian publik.

Ia menempuh S1 Kedokteran di Universitas Airlangga (Unair) dan melanjutkan program Doctor Medicine di kampus yang sama.

Setelah lulus, Adela sempat menjadi praktisi estetika medis di L’viors Clinic Jakarta dan tercatat sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kini, ia mengalihkan fokusnya ke dunia legislatif, setelah berhasil meraih 12.792 suara pada Pileg 2024 (posisi kedua tertinggi di dapil yang sama dengan ayahnya).

Adela juga memiliki pengalaman di luar negeri.

Berdasarkan laporan yang juga dirangkum dari KOMPAS.com, ia merupakan lulusan Queen Mary University London program Aesthetic Medicine.

Kombinasi pendidikan umum, medis, dan internasional ini menunjukkan kapasitas intelektual yang tidak bisa dianggap sebelah mata.

Ketua DPR Puan Maharani memandu langsung pengucapan sumpah Adela dalam rapat paripurna yang dihadiri 292 anggota DPR.

“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945,” ucap Adela.

“Saya akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan,” lanjutnya melanjutkan sumpah.

Prosesi pelantikan ini merupakan konsekuensi dari perpindahan Adies Kadir ke Mahkamah Konstitusi.

Presiden Prabowo Subianto telah menyaksikan langsung pengambilan sumpah jabatan Adies sebagai Hakim Konstitusi di Istana Negara, Jakarta, pada 5 Februari 2026, berdasarkan Keppres Nomor 9/P tahun 2026 yang diajukan oleh DPR.

Kini, kursi DPR dapil Jawa Timur I (meliputi Surabaya dan Sidoarjo) yang semula ditempati oleh Adies Kadir, resmi diisi oleh putrinya yang juga seorang dokter.

Dengan raihan 12.792 suara pada Pemilu 2024, Adela membuktikan bahwa dirinya memiliki basis dukungan sendiri di dapil yang sangat kompetitif tersebut.

Sejak sebelum pelantikan, Adela sudah tidak asing dengan dunia politik.

Ia aktif membantu pemenangan pemilu dan melekat sebagai kader Partai Golkar.

Kini, sebagai anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, ia menghadapi tantangan besar untuk membuktikan bahwa seorang dokter bisa menjadi legislator yang membawa aspirasi kesehatan dan kesejahteraan rakyat, khususnya di wilayah Surabaya – Sidoarjo.

Masyarakat di dapil Jatim I penasaran, apakah lulusan kedokteran ini akan fokus pada isu kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial, atau justru akan mengikuti jejak ayahnya yang sudah sangat senior di bidang politik dan hukum.

Sebagai pendatang baru di Senayan (meskipun bukan wajah baru dalam politik), Adela harus cepat beradaptasi dengan mekanisme pembahasan undang-undang, anggaran, dan pengawasan.

Seluruh rangkaian rapat paripurna berlangsung dengan khidmat.

Pimpinan DPR menyambut baik kehadiran anggota pengganti antar waktu (PAW) ini.

Dengan suasana kebersamaan khas Golkar, Adela langsung diterima di lingkar kerja Fraksi Partai Golkar yang sudah sangat solid.

Kini, publik menanti komitmen nyata Adela: apakah ia akan menggunakan latar belakang medisnya untuk mendorong perbaikan sistem kesehatan, BPJS, dan akses layanan di dapil, atau justru hanya menjadi “pelengkap” dalam formasi partai.

Yang pasti, seorang dokter yang duduk di kursi parlemen adalah berita baik bagi dunia kesehatan tanah air, asalkan ia benar-benar bekerja untuk rakyat, sesuai dengan kalimat penutup sumpahnya: mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

rakyatmenilai.com
Referensi Utama Analisis Kebijakan Dan Geopolitik