Visit Sponsor

Written by 7:26 pm Menteri

Bertemu Pejabat ASEAN, Airlangga Hartarto Beri Masukan Soal Pembangunan Ekosistem Ekonomi Digital

Jakarta, Rakyat Menilai-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto belum lama ini melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat ASEAN dan Boston Consulting Group (BCG). Pada pertemuan itu mereka membahas hasil Study on the ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang dilaksanakan oleh BCG selaku konsultan.

Ia menjelaskan Study on the ASEAN DEFA merupakan dokumen awal untuk rekomendasi perundingan DEFA yang akan dimulai pada November mendatang. Hal tersebut Ia sampaikan melalui salah satu unggahan di akun Instagram pribadinya (@airlanggahartarto_official).

BACA JUGA

Tingkatkan Kerja Sama Bilateral, Menko Airlangga Hartarto Bertemu Mendag Singapura di Kendal

“Saya ditemani oleh Director Secretary General ASEAN Secretariat dan Director Market Integration ASEAN Secretariat di Kantor Menko Perekonomian memimpin Rapat Koordinasi terkait Digital Economy Framework bersama tim Boston Consulting Group (BCG),” kata Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Airlangga juga mengaku sempat memberikan beberapa masukan kepada sejumlah peserta rapat, seperti konektivitas pembangunan infrastruktur digital hingga pemetaan tujuan DEFA agar menjadi lebih jelas.

“Saya juga sampaikan beberapa masukan di antaranya, menekankan konektivitas yang mana infrastruktur digital perlu dibangun terus menerus agar dapat mengurangi digital gap yang ada. saya juga mendorong DEFA untuk menjadi praktikal dan perlu memetakan tujuan yang jelas serta posisi terkini dari masing-masing negara,” jelas Airlangga.

Kemudian ia juga meminta agar pelaksanaan ASEAN DEFA ini juga bisa mengikuti perkembangan teknologi setiap negara di kawasan. Menurutnya hal ini akan menguntungkan seluruh negara dan masyarakat ASEAN.

BACA JUGA

Temui Menko Airlangga Hartarto, Sir Tony Blair Bahas Infrastruktur Pelabuhan Hingga Bandara di IKN

“Selain itu, DEFA juga harus memastikan untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi yang pesat demi kepentingan kemajuan digital economy di kawasan ASEAN yang menguntungkan semua negara dan masyarakat ASEAN,” ungkapnya.

Silahkan baca sumber artikel di golkarpedia.com

(Visited 26 times, 1 visits today)