Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ranny Fahd Arafiq apresiasi ketegasan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memastikan standar kebersihan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN mulai memperketat pengawasan terhadap dapur penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk pastikan setiap dapur memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Standar ini diterapkan agar proses pengolahan makanan benar-benar aman dan layak dikonsumsi oleh para penerima manfaat, khususnya anak-anak.
Menurut Ranny, langkah tegas tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin program yang menyangkut kebutuhan gizi masyarakat dijalankan secara asal-asalan. Ia menilai pengawasan yang ketat terhadap dapur MBG merupakan hal yang wajar, mengingat makanan yang disajikan setiap hari harus benar-benar terjamin kebersihan dan kualitasnya.
“Menurut saya ketegasan Badan Gizi Nasional ini justru patut diapresiasi. Program Makan Bergizi Gratis ini menyangkut kesehatan banyak anak Indonesia, jadi standar kebersihan dapurnya memang tidak boleh ditawar. Saya juga mengapresiasi kerja keras Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, bersama seluruh tim yang terus berupaya memastikan program ini berjalan dengan baik,” ujar legislator Partai Golkar asal Kota Depok dan Bekasi ini.
Ranny juga menilai bahwa dinamika di lapangan, termasuk adanya dapur yang belum memenuhi standar higiene, adalah hal yang wajar dalam pelaksanaan program nasional yang skalanya besar. Menurut Waketum PP KPPG ini, yang paling penting adalah adanya langkah pembenahan yang jelas agar semua pihak yang terlibat dapat mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah.
Ranny berharap langkah tegas yang dilakukan Badan Gizi Nasional dapat terus dijalankan secara konsisten agar kualitas pelaksanaan program MBG semakin baik.
“Saya berharap masyarakat ikut mendukung program MBG ini dengan menjaga kesadaran bersama tentang pentingnya kebersihan dan keamanan pangan, sehingga tujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia dapat tercapai secara maksimal,” pungkasnya.







